Arry Siti FariskhaRaden Enkeu AgiatiBambang Indrakentjana
Kecemasan lanjut usia terhadap kematian merujuk pada kondisi tidak menyenangkan yang muncul ketika seseorang memikirkan tentang kematian yang dirasakan secara kognitif, afektif, fisiologis, dan behavioral. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara empiris tentang: 1) karakteristik responden, 2) kecemasan kognitif, 3) kecemasan afektif, 4) kecemasan fisiologis, dan 5) kecemasan behavioral yang dimiliki responden terhadap kematian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan survei deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah 62 lanjut usia yang berada di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Kelurahan Cipayung Kecamatan Cipayung Kota Jakarta Timur. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling menggunakan teknik iterasi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket dan studi dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan rating scale. Uji validitas yang digunakan adalah uji validitas muka (face validity) dan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan lanjut usia terhadap kematian berada pada kategori rendah. Namun kecemasan lansia secara kognitif, fisiologis, dan behavioral terhadap kematian tergolong tinggi.
Zakiyah MujahidahDwinara Febrianti
Stefanny Dian PratiwiAstrid NovitaWeslei Daeli
Adelia Pratiwi DewiniM Jufri Halim
Samsuni SamsuniFajar SusantiAgustina GintingAyu Dewi HerlatiniEndah YuniartiWilda FebrianaEksel Polpa