Muhammad Randa FarisyaSlamet PurnomoTaufik Septiawan
Komplikasi yang terjadi pada penderita tekanan darah tinggi antara lain stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung, dan kerusakan ginjal. Pengetahuan sangat penting bagi pasien hipertensi mengenai tekanan darah, dengan pengetahuan ini dapat mempengaruhi kepatuhan pengobatan hipertensi guna mengontrol tekanan darah, mencegah komplikasi kronis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode korelasi kuantitatif dengan metode cross-sectional. Pengumpulan data menggunakan teknik Accidental Sampling dilakukan dengan menyebarkan kuesioner tingkat pengetahuan dan kuesioner kepatuhan minum obat (MARS-5-) pada sampel sebanyak 269 orang yang didapat dari perhitungan menggunakan rumus Slovin yang memenuhi kriteria peneliti. Hasil penelitian menggunakan chi-square menunjukkan p-value signifikan sebesar 0,033. Hal tersebut menunjukkan terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Puskesmas Rapak Mahang Tenggarong. Diharapkan pada penderita hipertensi untuk terus mengoptimalkan pengetahuannya mengenai hipertensi dan pengobatannya untuk mengontrol penderita dan meningkatkan kesadaran dalam penatalaksanaan hipertensi. Dan lebih ditingkatkan terkait kepatuhan minum obat guna untuk mencegah terjadinya komplikasi seperti gagal ginjal, gagal jantung, dan stroke. Hal ini dikarenakan pengobatan hipertensi bersifat jangka panjang atau seumur hidup, dengan patuh minum obat penderita bisa memperbaiki kesejahteraan hidup.
Bhanu JuniartiFransisca Anjar Rina SetyaniThomas Aquino Erjinyuare Amigo
Novia Aulia ShimaNova Mega RukmanaNana Novariana
Novia Christiyani ChristiyaniTheresia Titin MarlinaArimbi Karunia Estri