Rokim RokimNur Khozim MuhlisNur Khozim Muhlis
Lembaga pendidikan selalu dituntut untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas. Pendidikan berkualitas akan dapat diraih melalui adanya lingkungan belajar yang kondusif. Budaya organisasi merupakan salah satu faktor yang memiliki pengaruh besar dalam mempengaruhi aspek individual maupun kelompok yang ada pada suatu lingkungan organisasi. Sehingga pengaruh tersebut tentunya akan menjadi potensi besar dalam membangun aktifitas positif bagi anggota yang ada dalam organisasi agar selalu berorientasi kepada pencapaian mutu. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep teoritis budaya organisasi dalam membangun kualitas pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan analisis datanya menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan konsep membangun budaya mutu dalam lembaga pendidikan, terletak pada kemampuan pemimpin dalam membangun budaya positif pada lembaga yang sedang dipimpinnya berorientasi kepada budaya mutu pendidikan. Budaya mutu pendidikan dapat di bangun melalui peran kekuasaan yang dimiliki seorang pemimpin, perumusan visi, misi yang jelas, kurikulum, peraturan dan tata tertib yang diarahkan kepada nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama tim, kejujuran, keikhlasan dan sikap saling suport. Membangun komunikasi yang baik antara pemimpin dan anggota, pelatihan secara berkala, etika yang baik, kepercayaan dan penghargaan juga merupakan salah satu elemen penting dalam membangun budaya organisasi agar berorientasi kepada pencapaian mutu pendidikan.
Wahyu hidayatJunaidahMuhammad Suhardi
Susilowatik SusilowatikZainuddin SyarifAhmad Qasim
Indri FebriantiMalika AyumiA. PanjaitanAdler Haymans Manurung