Fabrisio Olie ValdoDominikus Setio HaryadiAmbrosius Gerin NugrohoYetva Softiming Letsoin
Tulisan ini berisi tentang pandangan Paus Yohanes Paulus II tentang teologi tubuh dan seksualitas. Paus Yohanes Paulus II bermaksudenunjukkan bahwa tubuh manusia adalah cara Allah menyingkapkan diri-Nya. Allah yang transenden, yang tidak kelihatan, yang tak mampu terlihat dengan indera penglihatan manusia, mampu dikenal oleh manusia, ciptaan-Nya, melalui tubuh manusia. Tubuh lebih dari sekadar tubuh yang nampak secara fisik, apa yang nampak secara lahiriah, yang mampu tercerap secara inderawi, tubuh itu juga mampu untuk menunjukkan realitas yang melampaui dimensi lahiriah semata. Tubuh mampu untuk membuat terlihat apa yang tak terlihat; yang rohani dan yang ilahi. Teologi Tubuh menurut Yohanes Paulus II bertujuan untuk mentransfer ke dalam realitas dunia, suatu penafsiran yang mendasar mengenai makna mendasar dari tubuh manusia. Persoalan mengenai perdagangan manusia (Human Trafficking) yang terjadi dewasa ini sama sekali tidak menunjukkan penghargaan terhadap tubuh manusia sebagai ciptaan Tuhan. Perdagangan manusia adalah sebuah perendahan dari martabat luhur tubuh manusia dilihat dari pandangan teologi tubuh Yohanes Paulus II.