JOURNAL ARTICLE

Teologi Kesalehan Berdasarkan Ayub 2:3 dan Implikasinya dalam Kehidupan Kristen Masa Kini

Abstract

Salah satu konsep teologis yang tersebar di antara berbagai agama dan keyakinan adalah kesalehan. Dalam teologi, kesalehan merujuk pada upaya untuk hidup dalam harmoni dengan kehendak ilahi, mencari kedekatan dengan Tuhan, dan memasukkan nilai-nilai agama ke dalam kehidupan sehari-hari. Teologi kesalehan adalah salah satu jenis teologi yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Peranannya penting karena sangat berkaitan dengan cara orang percaya menjalani kehidupan mereka. Salah satu tokoh yang sangat terkenal dengan kesalehannya dalam Perjanjian Lama adalah Ayub. Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi teologi kesalehan berdasarkan Ayub 2:3 dan Implikasinya dalam kehidupan Kristen masa kini, dengan pendekatan Hermeneutik Square dari Manfred Oeming. Hasil Penelitian bahwa Ayub diperkenalkan sebagai orang yang memiliki sifat saleh (Ibr.: tam), yaitu utuh, seorang yang dapat diandalkan karena tidak bernoda dan tanpa cacat dihadapan Allah.

Keywords:
Mathematics

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.27
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Contemporary Christian Leadership and Education
Social Sciences →  Arts and Humanities →  Religious studies

Related Documents

© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.