Zuqriva HayatiLian IkhsanIswantir IswantirFauzan Azim
Tulisan ini bertujuan untuk membahas tentang implementasi kurikulum merdeka belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Bukittinggi. Oleh karenanya yang menjadi lokasi dalam Penelitian ini adalah SMA Negeri 1 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi lapangan (field research). Metode pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara secara mendalam yang dilakukan oleh penulis terhadap informen penelitian. Selanjutnya data yang telah diperoleh dianalisis dengan tiga tahapan yaitu, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Negeri 1 Bukittinggi telah menerapkan kurikulum merdeka belajar secara mandiri pada tahun 2022/2023 termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terdiri dari pembelajaran reguler (intrakurikuler) dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan disempurnakan dengan Projek Profil Pelajar Pancasila (kokurikuler). Impelentasi kurikulum merdeka belajar di SMAN 1 Bukittinggi tentu tidak berhenti sampai pada tahap mandiri berubah, namun juga akan meningkat dengan menerapkan kurikulum mandiri berbagi.
Ihda Alam Niswatun AminahMohammad Ahyan Yusuf Sya’bani
Nurul MubinBasri BasriMuhammad Amin NurRachmad Arif Ma’ruf
Beti SusilawatiZahra RahmatikaABDUL LATIEF ARUNG ARAFAHJUNI HARTIWIAgus Susanti