Muhammad YusupMarwani SyattarAkhmad Saoqillah
Badan Keharmonisan antar etnis merupakan salah satu faktor penting dalam mempertahankan keragaman budaya di Indonesia. Perwujudan pola komunikasi yang harmonis dapat dilihat dari interaksi dan toleransi terhadap perbedaan latar belakang budaya yang berbeda dengan baik. Riset ini bertujuan untuk memahami pola komunikasi antarbudaya yang terjadi di kalangan santri etnis Melayu Riau dan etnis Sunda dalam konteks lingkungan pesantren. Metodologi yang di gunakan yaitu kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang interaksi dan dinamika komunikasi antara kedua kelompok etnis ini. melibatkan 20 responden, termasuk santri etnis Melayu Riau dan etnis Sunda dari beberapa santri di pesantren. Data diambil dengan perbincangan mendalam, pengamatan partisipatif, dan analisis dokumen terkait. Kemudian hasilnya diolah menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola komunikasi antarbudaya yang ada Hasil pada riset ini yaitu adanya faktor pendukung komunikasi antar budaya dalam menciptakan hubungan harmonis antar etnis Melayu Riau dan etnis Sunda di Pondok Pesantren Tahfidzul-Quran Manba’ul Furqon. Kesimpulannya menunjukkan bahwa pola komunikasi antarbudaya antara santri etnis Melayu Riau dan etnis Sunda didasarkan pada toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan saling menghormati.
Dita Zahrotul FuadahIva Fikrani Deslia
Alfian DahrunNajamuddin NajamuddinAlimin Alwi
Effiati Juliana HasibuanIndra Muda
Fendy FinancyFarrencia NallanieFhelincia NathantoNaniek Setijadi