Penebusan merupakan karya penyelamatan Allah bagi umat manusia. Penebusan dalam Perjanjian Lama mengarahkan kita kepada satu kitab yang menceritakan tentang penebusan yaitu kitab Rut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yaitu, Alkitab terhadap berbagai sumber data dan naskah yang mendukung serta yang memiliki korelasi dengan penelitian ini. Penulis mengkaji teologi penebusan dalam kitab Rut dan implikasinya pada masa kini. Penebusan dalam kitab Rut menunjukkan kisah "penebusan keluarga" yang dalam bahasa Ibrani disebut Go’el yang berarti "seorang yang menebus". Penebusan dalam Kitab Rut adalah keluarga dekat yang berhak membebaskan kerabatnya dari kemalangan. Kalau di perhatikan penebusan Boas terhadap Rut menunjukan Boas menebus bukan unsur keterpaksaan, bukan suatu kewajiban atau tanggung jawah yang harus dilakukan oleh Boas, melaikan karna kasih. Demikian juga Allah menebus bukan karena kewajiban, melainkan kasih; tidak terpaksa, tetapi rela. Kristus sebagai Go’el orang percaya pada masa kini, seperti Boas bagi Rut. Penebusan Kristus bagi kita Dia menerima kita ke dalam keluarga-Nya dan kita menjadi anak-anakNya dalam ciptaan baru.
Hotdina Veronika SiregarNeli Febriyanti AdangMalik Bambangan
Kasih SitumorangRenisha Wikawanty Lumban Raja
Ruat DianaSonny Eli ZaluchuDeni Triastanti
Iman Kristina HalawaSaut Maruli P. Panggabean