JOURNAL ARTICLE

Strategi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19 (Studi Kasus: Desa Catur, Kintamani, Bangli)

Sang Made Widhi WigunaI Gusti Bagus Rai UtamaPutu Chris Susanto

Year: 2024 Journal:   Jurnal Ekonomika, Bisnis, dan Humaniora. Vol: 3 (2)Pages: 13-22   Publisher: Universitas Dhyana Pura

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah strategi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat pasca pandemi Covid-19 (studi kasus di Desa Catur, Kintamani, Bangli). Studi dilakukan menggunakan analisis SWOT dengan melibatkan 5 informan dan 20 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Terdapat dua jenis kuesioner yaitu kuesioner bobot untuk informan dan kuesioner rating untuk responden. Kuesioner variabel internal terdapat 4A+2A yakni Attraction, Accessibility, Amenities, Penelitian ini bertujuan untuk menelaah strategi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat pasca pandemi Covid-19 (studi kasus di Desa Catur, Kintamani, Bangli). Studi dilakukan menggunakan analisis SWOT dengan melibatkan 5 informan dan 20 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Terdapat dua jenis kuesioner yaitu kuesioner bobot untuk informan dan kuesioner rating untuk responden. Kuesioner variabel internal terdapat 4A+2A yakni Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary, Agent of Change dan Adaptation. Terdapat 22 indikator internal, 19 indikator sebagai kekuatan dan 3 indikator sebagai kelemahan. Sedangkan untuk variabel eksternal terdapat 8 variabel yaitu Pemerintah, Swasta, Nirlaba, Akademisi, Media, Ekonomi, Persaingan dan Keamanan. Terdapat 15 indikator eksternal, dengan 12 indikator peluang dan 3 indikator ancaman. Melalui analisis matriks IFAS dan EFAS mendapatkan hasil perhitungan skor untuk IFAS sebesar 3,39 dan EFAS sebesar 3,11 yang berarti Desa Catur Kintamani berada pada kuadran I yaitu posisi Pertumbuhan. Sehingga didapatkan strategi SO antara lain, mempertahankan dan meningkatkan daya tarik, aksesibilitas, dan fasilitas yang dimiliki Desa Wisata Catur dengan bekerjasama dengan pentahelix. Strategi ST antara lain, meningkatkan daya saing dengan memanfaatkan daya tarik yang unik (akulturasi budaya dan wisata herbal). Strategi WO antara lain, memanfaatkan dana desa yang ada dan mengajukan permohonan kepada pemerintah terkait pengadaan fasilitas pusat informasi (tourism information center). Dan Strategi WT antara lain, melakukan kerjasama dengan desa wisata dan destinasi wisata lain di wilayah Kintamani dan Bangli untuk membuat paket wisata bersama.

Keywords:
Coronavirus disease 2019 (COVID-19) Medicine Infectious disease (medical specialty)

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
2
Refs
0.23
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Community-based Tourism Development and Sustainability
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science
SMEs Development and Digital Marketing
Social Sciences →  Social Sciences →  Demography
Local Governance and Development
Social Sciences →  Social Sciences →  Geography, Planning and Development
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.