Meningkatnya jumlah perempuan menikah yang berpartisipasi aktif dalam angkatankerja merupakan indikator meningkatnya partisipasi ekonomi pasangannya. Namunkemajuan perempuan tidak mengubah fungsi tradisional mereka di rumah atau peranmereka sebagai kontributor perekonomian. Studi ini mencoba memahami penyebabpenyebab yang memungkinkan perempuan mengambil berbagai peran dan apadampak yang terjadi jika perempuan memainkan peran ganda dalam keluarga.Metode kualitatif deskriptif digunakan di sini. Snowball sampling digunakan untukmemilih narasumber. Metode pengumpulan data meliputi pencatatan secara rinci danmelakukan wawancara, yang selanjutnya dilakukan analisis meliputi reduksi data,penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)permasalahan ekonomi, lingkungan hidup, dan pendidikan merupakan akar penyebabperempuan melakukan banyak tugas, dan 2) partisipasi perempuan dalam peranganda mempunyai dampak positif dan negatif. Ada dampak positif pada keuangankeluarga dan praktik keagamaan. Sementara dampak negatifnya adalah munculnyastress karena harus menanggung beban ganda, kelelahan dan depresi, kekhawatirandan perselisihan yang terus menerus dengan pasangannya.
Sri GintiyaniP. Setia LenggonoP. Setia LenggonoProgram Studi Agribisnis, Fakultas Bioindustri, Universitas Trilogi