Maria IvensiaGisela NuwaRodja Abdul Natsir
Perkembangan teknologi saat ini memungkinkan terjadinya perubahan dalam kehidupan budaya masyarakat. Padahal dalam budaya terdapat nilai pendidikan yang luar biasa untuk diwariskan kepada generasi muda. Salah satunya yaitu nilai dalam kebudayaan Lodong Me walaupun sudah sangat minim dilakukan atau dipraktekkan oleh masyarakat. Lodong Me adalah ritual menurunkan anak yang umumnya dilakukan oleh masyarakat di Kabupaten Sikka, khususnya di Desa Du. Dalam pandangan masyarakat Desa Du bahwa Lodong Me sebagai salah satu warisan leluhur maka sangat penting untuk dijaga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai budaya yang terkandung dalam upacara adat Lodong Me dan upaya untuk melestarikan kebudayaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan oleh peneliti dalam melakukan penelitian yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diketahui nilai-nilai yang terkandung dalam Upacara adat Lodong Me yaitu nilai kesehatan, nilai transformasi dan nilai keuletan. Adapun upaya yang dilakukan untuk melestarikan kebudayaan Lodong Me yaitu dengan memperkenalkan budaya Lodong Me kepada generasi muda dan masukan budaya Lodong Me dalam pendidikan.
Gustav Gisela NuwaMaria R. Aquinoranda
Suhupawati SuhupawatiDian Eka Mayasari S.W
Yosefina Viviyanti LaukariGisela NuwaPetrus Kpalet
Reizya Gesleoda AxiaveronaR.B. Soemanto