JOURNAL ARTICLE

DERADIKALISAI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF SAYYID MUHAMMAD ALAWI AL MALIKI

Ainul AzhariDul Jalil

Year: 2024 Journal:   Fikrah Journal of Islamic Education Vol: 8 (1)Pages: 94-94

Abstract

Deradikalisai itu sangat penting terutama melalui pendidikan agama Islam dengan menanamkan nilai-nilai toleransi dalam berinteraksi terhadap orang lain, sehingga tidak terjadi lagi kekerasan yang mengatasnamakan agama yang dilakukan oleh para peserta didik. Maka, gerakan deradikalisasi harus dilakukan sedini mungkin terkhusus dalam dunia pendidikan ini dengan cara menata kembali Pendidikan Islam yang lebih mengedepankan sikap toleran dan humanis. Berikutnya, untuk melaksanakan deradikalisasi melalui pendidikan Islam ini dapat merujuk kepada metode dan prinsip pendidikan Islam Rasulullah Saw berdasarkan perspektif Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analitis. Data yang dikumpulkan melalui observasi, interview dan dokumentasi. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu berupa studi pustaka (library search) dan teknik analisis datanya menggunakan content analysis, karena penelitian ini bertumpu pada teks dan bertujuan untuk memberikan deskripsi hasil penelitiannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat semangat untuk mewujudkan deradikalisai pendidikan Islam ini yang dapat dilaksanakan berdasarkan metode yang disampaikan oleh Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki yang tertulis dalam kitabnya “Ushulut Tarbiyah An Nabawiyah”, sehingga dapat menciptakan pendidikan Islam yang humanis, inklusif dan multikultural. Melalui metode pendekatan perumpamaan dan metode kisah dan cerita ini dapat memperlihatkan pendidikan Islam yang humanis. Pendidikan Islam yang inklusif dari metode pendidikan Nabi Saw ini terlihat dari metode memotivasi bertanya dan metode tes dan melempar pertanyaan serta metode gradual. Dan pendidikan multikultural ini dapat terlihat pada metode mengenali kapasitas dan dialek audiens. Adapun metode pendidikan Nabi Saw secara lengkapnya adalah metode memotivasi bertanya, metode tes dan melempar pertanyaan, metode penyegaran, metode mengenali kapasitas dan dialek audiens, metode mengalihkan realitas indrawi kepada realitas kejiwaan, metode peragaan, metode ungkapan dengan bahasa kiasan, metode gradual, metode mengapresiasi pertanyaan, metode mendekatkan realitas abstrak dalam bentuk konkret, metode memperkuat pendapat dengan argumen, metode mengarahkan kepada pemikiran yang bernilai tinggi, metode kisah dan cerita, dan metode pendekatan dan perumpamaan.

Keywords:
Islam Mathematics Religious studies Philosophy Theology

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.19
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Education and Character Development
Social Sciences →  Social Sciences →  Education
Pancasila Values in Education
Social Sciences →  Social Sciences →  Education
Islamic Studies and Radicalism
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Pendidikan Rabbani dalam Keluarga Perspektif Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki

Khoirul Huda

Journal:   EDU-RELIGIA Jurnal Keagamaan dan Pembelajarannya Year: 2025 Vol: 7 (2)Pages: 131-142
JOURNAL ARTICLE

Pengaruh dan Metode Pensyarahan Hadis Sayyid Muhammad Ibn Alawi al-Maliki

Muhid MuhidMuhammad Khoirur RoziqinAndris Nurita

Journal:   Medina-Te Jurnal Studi Islam Year: 2023 Vol: 19 (1)Pages: 77-91
JOURNAL ARTICLE

KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DALAM ALQURAN PERSPEKTIF MUHAMMAD SAYYID AHMAD AL-MUSAYYAR

Muh. Haris Zubaidillah

Journal:   Darul Ulum Jurnal Ilmiah Keagamaan Pendidikan dan Kemasyarakatan Year: 2018 Vol: 9 (2)Pages: 176-193
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.