Penyalahgunaan setiap tahunnya selalu meningkat. Penyalahgunaan narkotika tidak hanya di lakukan oleh orang dewasa saja akan tetapi remaja juga banyak yang terjerumus barang haram tersebut hingga akhirnya mengakibatkan kematian. Maka dari itu proses rehabilitasi perlu dikenalkan lebih lanjut, harapannya dapat mengurangi korban peyalahguna narkotika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menegetahui proses pelaksanaan rehabilitasi terhadap remaja penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, misalnya pelaku, persepsi, motivasi, tindakan, secara holistik dengan cara dekripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasan, pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Subjek penelitian ini adalah Konselor dan pengguna narkoba yang mejalani rehabilitasi di Klinik Pratama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Jumlah informan dalam penelitin ini berjumlah 1 orang. Hasil penelitian yang diperoleh dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa adalah dalam melakukan proses rehabilitasi terhadap pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika ada beberapa tahapan rehabilitasi diantaranya: 1) Tahap Screaning intake/asesmen, 2) Tahap Detoksifikasi, 3) Tahap Konseling Individu 4) Tahap Konseling Keluarga, 5) Pasca Rehabilitasi. Kata kunci: Rehabilitasi, Remaja Pengguna Narkoba
Ade SujastiawanNanang RamandaMuslim Muslim
Mutiara Dahlia Elisa PutriGibbran Prathisara
Haris WirayudaAnak Agung Sagung Laksmi DewiMade Minggu Widyantara
Tiur RosalinaMaria Nugraheni Mardi Rahayu