Ganeza Adien MarcellaHendra Dedi Kriswanto
Rendahnya keterampilan kerja merupakan tantangan serius di Indonesia. Kompleksitas dan dinamika pasar kerja tidak sejalan dengan kemampuan banyak tenaga kerja untuk memenuhi standar yang dibutuhkan. Masalah rendahnya keterampilan kerja ini menjadi fokus utama PKBM Cakra. Dengan pelatihan berbasis kewirausahan melalui pembuatan kopi sangan yang diselenggarakan, PKBM Cakra berharap dapat menjawab tantangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan meliputi tahap penyadaran, transformasi pengetahuan, hingga peningkatan kemampuan intelektual yang perlu dikembangkan. Oleh karena itu diperlukan pendampingan lebih mendalam untuk mencapai kemandirian dalam penguasaan keterampilan. Pendampingan ini membutuhkan alokasi waktu tambahan dan pendekatan pelatihan yang lebih intensif agar warga belajar dapat menguasai seluruh proses pembuatan kopi sangan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dalam bidang tersebut. Partisipasi aktif warga belajar, lingkungan yang mendukung dan bimbingan instruktur berpengalaman berperan penting dalam keberhasilan pemberdayaan meskipun terdapat tantangan terkait keterbatasan waktu, fasilitas dan tindak lanjut proses pelatihan yang perlu dibenahi.
Gama Hatta NovikaAlifian NugrohoAgum Sidik KurniawanAjeng Kamila DjAldiAlfian Andi ApriyantoAlif Yudhi HimawanAlmira Zahida Zahra ArtriarsyahAlqis BahnanKanthi Rinentahansih
Niken Nadif Ulfiya KusniarM. Noor HabibullahZachdyna Aurelya LeviaSiti MarfuahAchmad Thoriq Habib AlfiansyahFirda AnisaDenny NurdiansyahSiti Labiba Kusna
A HasdiansyahAndi Gita Maulidyah Indraswari Suhri