Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadapi masalah serius dalam pengelolaan sampah akibat tingginya jumlah penduduk dan banyaknya pendatang. Penutupan sementara TPA Piyungan pada tahun 2023 memperparah situasi. Menyikapi masalah ini, sebuah program di Pedukuhan Kalirandu melibatkan siswa MI dan MTS Al-Hadi II dalam kegiatan pengelolaan sampah plastik. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan, mengajarkan teknik pemilahan sampah, dan mendorong kreativitas dengan mengubah botol plastik bekas menjadi pot untuk menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan ini tidak hanya mengurangi sampah plastik tetapi juga memberikan manfaat kesehatan dan keindahan lingkungan. Program ini berhasil menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab lingkungan pada remaja, serta menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dapat efektif dalam menangani masalah lingkungan di DIY.

Keywords:
Physics Sociology

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.14
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Food and Agricultural Sciences
Life Sciences →  Agricultural and Biological Sciences →  Food Science

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

PEMANFAATAN LIMBAH BOTOL BEKAS SEBAGAI MEDIA TANAM HIDROPONIK

Wensislaus Arman NdauAstried Priscilla CordanisPaulus Every Sudirman

Journal:   JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Year: 2023 Vol: 7 (5)Pages: 5131-5131
JOURNAL ARTICLE

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Botol Bekas sebagai Biofilter Septic Tank di Desa Pecuk, Demak

Hermin PoedjiastoetiKartono WibowoPrabowo Setiyawan

Journal:   Indonesian Journal of Community Services Year: 2023 Vol: 5 (2)Pages: 164-164
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.