Sucipto SuciptoWidyaningsih WidyaningsihSamsul Bahri
Penerapan model pembelajaran berdampak pada peningkatan keterampilan bermain bulutangkis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Teacher Centered Learning dengan Student Centered Learning terhadap keterampilan bermain bulutangkis. Metode dalam penelitian menggunakan eksperimen dengan two group pretest-posttes design. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, pada siswa yang mengikuti ekstrakulikuler bulutangkis sebanyak 40 siswa (20 siswa kelompok TCL dan 20 siswa kelompok SCL). Instrumen menggunakan Games Performance Assesment Instrumen (GPAI) untuk mengukur keterampilan bermain bulutangkis. Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk, Levene Statistics, Paired Sample t-Test dan Independent Sample t-Test dengan bantuan aplikasi SPSS 25. Berdasarkan pengolahan dan analisis data ditemukan terdapat pengaruh pada kelompok SCL (sig 0,000 < 0,05), tidak terdapat pengaruh pada kelompok TCL (sig 0,862 > 0,05), dan terdapat perbedaan pengaruh antara kelompok TCL dengan SCL sebesar (beda = 1,39; sig 0,000 < 0,05). Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Student Centered Learning terhadap keterampilan bermain bulutangkis, tidak terdapat pengaruh model Teacher Centered Learning terhadap keterampilan bermain bulutangkis, dan terdapat perbedaan pengaruh yang sugnifikans antara Teacher Centered Learning dengan Student Centered Learning terhadap keterampilan bermain bulutangkis siswa SMPN 1 Waled yang mengikuti ekstrakurikuler bulutangkis.
Sholichin SholichinDewi Vimala
Mihyar HessonKaneez Fatima Shad