Dian KusumawatiMasri MasriKarimuddin KarimuddinNovi Lidya IsdariantiZulfikar ZulfikarAgus WiyantoSugiantoro Sugiantoro
Peserta didik merupakan aset utama dalam membangun keberlangsungan bangsa dan peradaban bangsa sehingga nilai karakter yang baik sangat dibutuhkan untuk membentuk peserta didik yang berakhlak mulia. Pengajaran yang diajarkan dalam pendidikan karakter tidak terbatas pada transformasi nilai benar dan salah saja, melainkan juga terkait adanya penanaman kebiasaan atau habituation mengenai mana yang baik dan mana yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah nilai-nilai karakter yang tertanam pada peserta didik sekolah dasar. Metode kualitatif dilakukan melalui pengamatan secara langsung dan wawancara secara mendalam untuk mengetahui nilai-nilai karakter yang ditanamkan pada peserta didik melalui Pendidikan formal pada tingkat sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan adanya 18 nilai karakter yang tertanam pada peserta didik melalui habit dimana dalam membentuk karakter individu diperlukan adanya communities of character sebagai pembentuk karakter yang ternyata dapat ditemukan pada jenjang sekolah dasar. Pendidikan formal menjadikan peserta didik terbiasa dengan aturan yang melekatkan nilai-nilai karakter di dalamnya sehingga pendidikan formal menjadi pembentuk dalam pribadi peserta didik yang terus berlangsung
Shindi SaputriAsep ArdivantoRofian Rofian
Nur Arfiyah Ghina RokhimahNur Luthfi Rizqa Herianingtyas
Luncana Faridhoh SasmitoAli Mustadi
Miftahul JannahRahmi SusantiMeilinda Meilinda
Muhammad Maskur MusaMusripah MusripahAan Fadia Annur