Yuniza YunizaImardian ImardianiPopy Pratama
Latarbelakang: Seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan oleh laki-laki dan wanita tanpa adanya ikatan pernikahan. Menurut World Health Organization (WHO), remaja yang mengalami kehamilan setiap tahun berjumlah sekitar 21 juta, dan 49% di antaranya adalah kehamilan yang tidak diinginkan. Keterlibatan keluarga dalam perkembangan anak sangat penting khususnya orang tua. Komunikasi orangtua dapat mencegah perilaku seksual remaja yang beresiko tinggi. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pola komunikasi keluarga dengan perilaku seksual bebas pada remaja. Metode penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross secitonal. Analisis data menggunakan uji chi square, instrumen menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden yang diambil dengan metode purposive sampling. Hasil: penelitian didapatkan ada hubungan pola komunikasi keluarga dengan perilaku seksual bebas pada remaja dengan nilai p value = 0,007 α (0,05) dan nilai OR = 4,840. Kesimpulan: ada hubungan pola komunikasi keluarga dengan perilaku seksual bebas pada remaja
Ahmad Diki SaputraRice Hernanda
Wardah AfifahNiken Yuniar SariNopriadi Nopriadi
Luthfiya AzzuhraDini MulyatiSyarifa Atika
Agitia Kurniati AsrilaNila AnggreinySartana Sartana