JOURNAL ARTICLE

SANKSI ADAT BAGI PANYAPA DALAM HUKUM ADAT DAYAK NGAJU

Abstract

Panyapa tidak memiliki istilah atau pengertian khusus dalam Hukum Adat Dayak Ngaju maupun dalam 96 Pasal Perjanjian Tumbang Anoi 1894, namun seseorang yang sering kali memaki orang lain dan membuat tersinggung perasaan orang lain dikenal dengan sebutan Panyapa oleh masyarakat adat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemberian sanksi adat Dayak Ngaju bagi Panyapa dan upaya memberikan efek jera bagi panyapa dalam Hukum Adat Dayak Ngaju. Dari hasil penelitian prosedur penyelesaian dilakukan di tingkat kelurahan terlebih dahulu oleh Mantir Adat lalu dibawa ketingkat kecamatan yang di selesaikan oleh Damang Kepala Adat. Upaya Damang Kepala Adat Dalam Memberikan Efek Jera Bagi Panyapa di Wilayah Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau dengan cara melibatkan dan disaksikan oleh perwakilan masyarakat setempat dalam penerapan sanksi adat sehingga memberikan sanksi moral pada pelaku untuk tidak mengulangi lagi dan masyarakat bisa belajar untuk tidak mencontoh perbuatan tersebut.

Keywords:
Political science

Metrics

2
Cited By
5.04
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
3
Refs
0.95
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Legal Studies and Policies
Social Sciences →  Social Sciences →  Law
Marriage and Family Dynamics
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science
Legal and Social Justice Studies
Social Sciences →  Social Sciences →  Law

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Upaya Hukum Untuk Menjerat Tindakan Pelaku Perselingkuhan dalam Perspektif Hukum Adat Dayak Ngaju

Yessiarie Silvanny SibotDesti NatashaHenkam Nipriskila Cahyanti

Journal:   Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia Year: 2023 Vol: 8 (9)Pages: 5229-5240
JOURNAL ARTICLE

KEBERADAAN SANKSI ADAT DALAM PENERAPAN HUKUM PIDANA ADAT

Rini Apriyani

Journal:   Jurnal Hukum PRIORIS Year: 2018 Vol: 6 (3)Pages: 227-246
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.