Suyanti NataliaSafira Elok Ratriandita
ABSTRAKPenelitian ini membahas mengenai representasi pesan moral yang terdapat dalam film “My Annoying Brother”. Masalah penelitiannya adalah mencari fenomena dalam pesan moral dan tanda representasi pesan moral apa sajayang terdapat dalam film “My Annoying Brother”. Penelitian ini menggunakan teori semiotika dari Charles Sanders Peirce dengan menggunakan metode kualitatif, sementara teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik dokumentasi dan studi pustaka. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa film ini memiliki delapan bentuk pesan moral mengenai bagaimana hubungan manusia dengan dirinya sendiri serta hubungan manusia dengan orang lain dalam lingkup sosial. Pesan moral yang terdapat di dalam film “My Annoying Brother”(diantaranya setiap orang dapat berubah menjadi pribadi yang lebih baik, saudara harus saling melindungi satu sama lain, bersama saudara bisa meningkatkan kesehatan mental, percaya diri, ketulusan, pantang menyerah, jangan ragu meminta bantuan orang lain dan yang terakhir jangan pernah merasa sendirian). Kata kunci: representasi, film, semiotika, semiotika Charles Sanders Pierce, pesan moral ABSTRACTThis study discusses the representation of the moral message contained in the film "My Annoying Brother". This study aims to find a moral message and any sign of representation of the moral message contained in the film "My Annoying Brother". This study uses the semiotic theory of Charles Sanders Pierce by using qualitative methods, however data collection used documentation technique and literature study. In this study it can be concluded that this film has eight forms of moral messages about how humans relate to themselves and human relationships withother people in the social sphere. The moral messages contained in the film "My Annoying Brother" include that everyone can change into a better person, brothers and sisters must protect each other, with siblings can improve mental health, self-confidence, sincerity, never give up, don't hesitate to ask help from others and lastly never feel alone.Keywords: representation, film, semiotics, Charles Sanders Pierce semiotics, moral message
Anggun Luthvita SiregarGresia Krisanta ManaluWirdatul AdhaSafinatul Hasanah Harahap
Nada Amalia ZainDini ValdianiTiara Puspanidra
Della Della CahyaningrumMaya May SyarahSusilowati Susilowati
Ade LeasfitaLaurencia Goliesman