Sri WahyuniEka LisdayantiDafit GunawanAsri MursawalHayatun NufusRahmawati RahmawatiRudi HermiAlaudin AlaudinRoni Arif MunandarMuhammad Rizal
Mangrove merupakan tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pencegah abrasi dan pemecah gelombang. Aksi penanaman mangrove dilakukan oleh mahasiswa dan dosen sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat dengan tujuan sebagai bentuk upaya mitigasi abrasi. Pengabdian ini dilakukan pada Bulan November 2022 di Desa Peunaga, Aceh Barat. Penanaman mangrove ini menggunakan 100 bibit, dengan menggunakan jarak masing-masing bibit berjarak 4 x 2 m. Secara umum kegiatan ini dimulai dengan 1) pemaparan singkat mengenai kegiatan yang akan dilakukan, 2) memilih bibit yang layak untuk digunakan, 3) membentang jarak untuk bibit mangrove ditanam, 4) Pelepasan polybag bibit, 5) pembuatan lubang, 6) Penanaman bibit. Harapan kedepan, penanaman mangrove ini bisa menjadi cikal bakal mitigasi abrasi yang terjadi di Desa Peunaga.
Nurul IstiqamahAmati Eltriman HuluDewi Sri HartiniBau ToknokArman MaiwaAbdul RahmanHendra PribadiHamka HamkaMisrah MisrahKartika MegawatiSofyan SofyanAmir A LarekeLadiva LadivaFajar SidikAsyraf DhiaulSilma Angriyani
Elya Kartika RinjaniNurhidayah NurhidayahSepti PanbrianiUmmi Auliya' AmalinaI Putu Artayasa
Rindu Twidi BetharyMoch Rizki MAngga SaputraWidya NurhafidahMutiara RamadhaniIntan JuwitaMaldini MaldiniGina ChairunnisaIndah Fajar PuspaningrumLatifah MusyahidahSyadadul Iqom
Ikhwanul MuhtarGeovani Meiwanda
Yuni SarahNurul NajmiAnaningtyas S DarmariniHeriansyah Heriansyah