Ahmad HabibiEdy HeriantoSiti Istiningsih
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengembangkan tes diagnostik digital yang dapat menjadi pemantik pembelajaran berdiferensiasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini akan fokus pada beberapa aspek, termasuk pengembangan instrumen tes, validitas dan reliabilitas tes, serta implementasi tes diagnostik digital dalam proses pembelajaran sehari-hari. Dengan melaksanakan tes diagnostik guru akan memperoleh informasi apa yang menjadi kebutuhan murid dalam belajar baik kesiapan belajar, minat belajar, dan profil belajar murid. Yang pada akhirnya akan memantik guru untuk melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka. Mertode yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D). Hasil penelitian ini menunjukkan instrumen diagnostik yang disusun telah valid, dengan tingkat validitas 80%. Selain itu telah mendorong guru untuk melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi dengan 83% terpantik melaksanakannya pembelajaran berkelanjutan.
Agustin Arum SetiyanaSumarno SumarnoIda Dwijayanti
Redhatul FauziaZaka Hadikusuma Ramadan
Meilina Durrotun NafisaRuqqoyah Fitri
Auladatil Ma’waSuparmantoAzmy AbdurrahmanDewi Qotrun Nada NajwaSyauqi Miftahul Karim
Ronal RaharjoAndry WahyuliantoWawan Shokib RondliMohammad KanzunnudinWawan Shokib RondliUniversitas Muria KudusMohammad KanzunnudinUniversitas Muria Kudus