Gina Pratiwi ElsonElni YakubNon Syafriafdi
Perilaku membolos merupakan ketidakhadiran peserta didik tanpa memberikan alasan yang jelas. Perilaku ini bisa saja dalam bentuk tidak hadir ke Sekolah dari rumah, atau meninggalkan sekolah seperti cabut di jam pelajaran. Dan pada akhirnya perilaku membolos menjadi fenomena yang mengganggu proses pembelajaran, dan berdampak negatif jika tidak ditanggapi dengan serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik Behavioral Contract untuk mengurangi perilaku membolos pada siswa. Penelitian dilakukan pada siswa kelas XI SMA PGRI Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Subjek penelitian terdiri dari 8 siswa yang memiki tingkat perilaku membolos kategori tinggi. Adapun pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket pretest dan posttest tentang perilaku membolos yang selanjutnya dianalisis menggunakan bantuan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan antara tingkat perilaku membolos siswa sebelum dan sesudah diberikannya layanan konseling kelompok dengan teknik Behavioral Contract dibuktikan dengan Asymp.Sig. (2-tailed) bernilai 0,011. Pengaruh konseling kelompok dengan teknik Behavioral Contract untuk mengatasi perilaku membolos pada siswa ialah sebesar 78% sedangkan 22% lainnya berasal dari faktor-faktor dalam diri dan lingkungan. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik Behavioral Contract berpengaruh untuk mengurangi perilaku membolos pada siswa.
Amelsa Hartati NasutionElni YakubKhairiyah Khadijah
Zulvina MuharammaniaTri UmariDonal Donal
Novelia Respita SariBangun Yoga WibowoLenny Wahyuningsih
Yusmi ZulfitriDodi Priyatmo Silondae
Silvia MaharaniYessy ElitaAdif Jawadi Saputra