Musrenbang di Kelurahan Sawah Kecamatan Ciputat terdapat 20 usulan yang masuk kedalam skala prioritas untuk ditahun berikutnya dapat terealisasi. Kemudian masih terdapat hambatan dalam pelaksanaan musrenbang. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis partisipasi masyarakat dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Sawah Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini menggunakan teori partisipasi masyarakat menurut Marschall yang terdiri dari 3 indikator yaitu: Adanya forum untuk menampung partisipasi masyarakat, Kemampuan masyarakat terlibat dalam proses, dan Adanya akses bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat dalam proses pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator pertama yaitu terdapat forum musrenbang untuk menampung usulan dari masyarakat, namun karena waktu pelaksanaan musrenbang yang tidak efektif dan efisien sehingga tidak semua masyarakat dapat hadir. Pada indikator kedua kemampuan masyarakat terlibat dalam kegiatan musrenbang yaitu pada tahap partisipasi dan pada tahap perencanaan pembangunan serta pemberdayaan hanya sebatas unsur pelaksana saja sedangkan untuk pembuatan keputusan hanya berasal dari pemerintah dan organisasi terkait dan pada hal ini masyarakat menganggap musrenbang hanya sebagai formalitas saja. Lalu pada indikator ketiga masyarakat sudah menyampaikan pendapat mereka dengan cara menyampaikan secara langsung kepada pihak- pihak yang terlibat maupun melalui perwakilanKata Kunci : Partisipasi Masyarakat, Musrenbang
Beatus TambaipPaul Adryani MoentoAlexander Phuk Tjilen
Aisyah Oktaviani PutriBeby Masitho