Pertumbuhan penduduk membutuhkan ruang untuk menampung manusia kegiatan. Pembangunan tersebut bertujuan untuk menyediakan ruang bagi manusia, akan tetapi mengakibatkan berkurangnya ruang terbuka hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan dan faktor-faktor pengelolaan ruang terbuka hijau publik, penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif menggunakan wawancara dan observasi serta didukung laporan, aturan, dan juga hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa pengelolaan ruang terbuka hijau, dan peraturan sudah ada di Kalimantan Timur tetapi tingkat pemenuhan ruang terbuka hijau publik baru sebesar 10,76%, kekurangan ruang terbuka hijau publik dengan target 20% karena adanya masalah substansi dan teknis. Berdasarkan hal tersebut, peneliti menyarankan kepada pemerintah agar menyusun perencanaan dan komitmen pimpinan yang kuat untuk mewujudkan kekurangan tersebut. Kata Kunci: ruang terbuka hijau, publik, Kalimantan Timur.
Windiati WindiatiAndi Chairil IchsanIrwan Mahakam Lesmono Aji
Muhamad HafizAyuning BudiatiRina Yulianti
Iqbal NurhanafiHartuti PurnaweniZainal Hidayat
Yurrike Chintya DewiIsna Fitria Agustina