Buku ini mengemukakan berbagai topik-topik yang diangkat dari hasil penelitian dimulai konsep ‘riset dakwah’ dan ‘riset komunikasi dakwah’ dengan mengadakan penjelajahan wawasan yang masih jarang dilakukan oleh peneliti lain, baik di lingkungan UIN maupun universitas lainnya. Dakwah berhibryda dengan komunikasi, sehingga melahirkan komunikasi dakwah. Selanjutnya, Riset Dakwah selama ini lebih menekankan kepada aspek ajaran, figur dan saluran dakwahnya. Sedangkan riset komunikasi dakwah lebih mengarah kepada pesan, media dan figur komunikatornya. Sehingga ia berjalan dinamis dan sesuai dengan kondisi masyarakat yang diterpa media massa, media sosial dan pesan-pesan kontemporer dalam melaksanakan ajaran agama. Dalam buku ini terdapat 14 (empatbelas) Bab. Diawali dengan Prakata, lalu menuju Bab-Bab yang ada. Pertama, Pendahuluan, Kedua. Interaksi dan Hibryda antara Komunikasi dan Dakwah. Ketiga, Parameter Riset Dakwah dan Riset Komunikasi Dakwah: Penjelajahan Wawasan, Keempat, Riset Komunikasi Dakwah Berwawasan Nusantara, Kelima, Ragam Riset Komunikasi Dakwah. Keenam, Peran Masjid Kampus: Studi tentang Peran Masjid Salman ITB dan Masjid Ukhuwwah Islamiyah UI. Ketujuh, Riset Komunikasi Dakwah di Negara Serumpun: Indonesia dan Malaysia. Kedelapan, Pola Komunikasi Dakwah dalam Menangkal Radikalisme. Kesembilan, Metariset: Tipologi Riset Komunikasi dan Dakwah di Indonesia. Kesepuluh, Riset Strategi Retorika Dakwah Berbasis Biologi Komunikasi pada Jemaah Ustadz Aam Amirudin dan Ustadzah Hj. Farida Fauzi di Bandung. Kesebelas, Riset tentang Aspirasi Warga mengenai Komunikasi Dakwah untuk Pemberdayaan Warga Bandung. Keduabelas, Restorasi Jemaat Ahmadiyah Indonesia Pasca-Persekusi: Perspektif Komunikasi. Ketigabelasdua, Derajat Kesabaran Anggota Front Pembela Islam (FPI) dalam Melaksanakan Dakwah (Studi di Bogor dan Depok), dan terakhir Keempatbelas, Penutup. Buku kemudian ditutup dengan Kepustakaan. Riset komunikasi dakwah ini dilakukan untuk menggali berbagai data yang selama ini hidup di tengah masyarakat Indonesia namun belum banyak diangkat sebagai tulisan yang ilmiah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitataif dan kuantitataif serta pada beberapa segi kita melakukannya dengan mix-method. Penelitian pada buku ini turut memperkaya disiplin ilmu Dakwah yang merupakan tugas suci warisan dari para Nabi, dan khusunya dari Nabi Muhammadd SAW. Para sarjana Indonesia pada tingkat magister dan doktor yang menghasilkan karya-karya unggulan dan monumental.
Dafrizal SamsudinIndah Mardini Putri
Aziz, AbdulBarriyati, Barriyati