Maduma Arihta Br SinuratJohannes Sohirimon Lumbanbatu
dan faktor pendorong guru Pendidikan Agama Katolik PegawaiNegeri Sipil (PNS) di Paroki Santo Yosep Delitua. GuruPendidikan Agama Katolik memiliki peran khusus dalammewartakan nilai-nilai kerajaan Allah kepada siswa di sekolahdan dianggap sebagai utusan Tuhan dan rasul Kristus yangmemperkenalkan belas kasih Allah kepada dunia. Mereka jugaberkontribusi dalam misi dan pelayanan Gereja. Kontribusi guruPendidikan Agama Katolik meliputi peran ganda sebagai pewartadan pengajar, petugas pastoral, serta pembina umat beragama.Guru Pendidikan Agama Katolik memiliki tanggung jawab untukmendidik, membimbing, dan mewartakan Sabda Allah kepadasiswa agar mereka dapat mengikuti ajaran Yesus. Selainmemberikan tanggung jawab kepada siswa guru PendidikanAgama Katolik juga memberikan diri dalam hidup mengerjadengan melakukan lima pilar gereja yakni Liturgia, Kerygma,Diakonia, Koinonia, dan Martyria. Penelitian ini diharapkan dapatmemberikan pemahaman yang lebih baik tentang kontribusi danfaktor pendorong guru Pendidikan Agama Katolik Pegawai NegeriSipil dalam hidup menggereja di Paroki Santo Yosep Delitua.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknikpengumpulan data melalui observasi, wawancara, dandokumentasi, penentuan sampel data dengan teknik snowballsampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guruPendidikan Agama Katolik Pegawai Negeri Sipil berkontribusidalam hidup menggerja dengan lima pilar gereja yaitu Liturgia,Kerygma, Diakonia, Koinonia, dan Martyria. Guru PendidikanAgama Katolik memiliki faktor pendorong untuk berkontribusi dalam hidup menggeraja yakni faktor sukarela, faktor pengabdiandiri, dan faktor menjadi teladan.
Thomas Natalisa TariganPaulinus TiboSixgloria Hasugian
Andreas Danar WidiatmokoAntonius Virdei Eresto Gaudiawan
Mayong Andreas AcinFlorensius Sutami
Lusiana Dewi LestariAntonius Virdei Eresto Gaudiawan