Rika Nuraini SitakarFatinah ShahabSyarifah Zahra
Pola makan sehat merupakan hal penting untuk dimiliki oleh setiap manusia agar terpenuhinya semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Pola makan adalah suatu cara atau usaha dalam pengaturan jumlah, jadwal dan jenis makanan dengan maksud untuk mempertahankan kesehatan, status nutrisi, mencegah atau membantu kesembuhan terutama masalah dipencernaan. Kebiasaan konsumsi makanan yang tidak sehat dan tidak teratur pada mahasiswa kedokteran karena kesibukan serta beban tugas yang dimiliki sehingga membuat mereka rentan mengalami sindrom dispepsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui apakah terdapat hubungan pola makan dengan sindroma dispepsia pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim Semarang. Penelitian ini merupakan studi analitik (kuantitatif) dengan desain studi cross sectional menggunakan data primer berupa kuesioner. Hasil penelitian ini didapatkan mahasiswa yang tidak teratur makan lebih banyak mengalami sindrom dispepsia yaitu sebanyak 96 orang (89,7%) dengan distribusi tertinggi responden berdasarkan jenis kelamin perempuan sebanyak 86 orang (67,2%). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan sindrom dispepsia pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim Semarang
Clarensius Giovani Boni KefiI Made ArtawanMaria Agnes Etty DedyChristina Olly Lada
Yelvi LevaniSofia LailiaDetti Nur IrawatiNafisah Nur'aini
Annisah Nurdwita AshariYuniati YuniatiIgnatia Sinta Murti
Anggela TianaSuryadi SusantoIrene Maria ElenaJohannes Hudyono