Divariani PutuWulan Budisetyani I Gusti Ayu Putu
Kasus kekerasan dalam hubungan pacaran (dating violence) masih terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Dating violence di situasi pandemi yang signifikan bagi remaja yang dapat mengarah pada kecemasan maupun depresi, sehingga diperlukannya resiliensi. Proses resiliensi ini dipengaruhi oleh adanya faktor internal dan eskternal remaja selama dan setelah menghadapi dating violence. Metode pengambilan data dalam tulisan ini menggunakan studi literatur deskriptif pada data sekunder tahun 2016-2021. Hasil tulisan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi usia remaja yang mengalami dating violence agar dapat mengatasi kesulitan yang terjadi dan bangkit dari pengalaman yang terpuruk sehingga mereka mampu menjadi individu yang resilien dan bebas dari permasalahan psikologis di kemudian hari. Hasil studi literatur deskriptif ini menunjukkan bahwa proses resiliensi dipengaruhi oleh adanya faktor internal dan eksternal selama dan setelah terjadinya dating violence pada remaja.
Jason WibisonoMaya RiantiHanif Hanif
Wisnu Sri HertinjungS. Psi Susatyo YuwonoPartini PartiniAndira Koza LaksitaAnnisa Ayu RamandaniShafira Sekar Kencana
Risa Martha MuliasariAnisa Nurina AuliaAndika SetiawanIndah Ibanah
Evan Yosua MangasiSelamat Walmanto Hia