JOURNAL ARTICLE

RUMUSAN PASAL 252 RANCANGAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA

Abstract

Dalam kasus penggunaan kekuatan gaib untuk mencelakakan orang (dikenal sebagai praktik santet), telah terjadi kekosongan hukum (gaps of law atau lacks of law). Ketiadaan hukum ini telah menjadi faktor kriminogen bagi timbulnya tindakan main hakim sendiri oleh masyarakat dalam banyak kasus santet yang terjadi. Demi menjaga agar tidak terjadi kekosongan hukum (gaps of law atau lacks of law) yang dapat menjadi faktor kriminogen, maka keberadaan Pasal 252 Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (selanjutnya disebut RKUHP) sebagaimana tercantum dalam draf final RKUHP (versi Juli 2022) sangat diperlukan sebagai hukum yang akan diberlakukan dimasa mendatang (ius constituendum). Kata Kunci: santet, gaib, ius constituendum.

Keywords:
Physics Humanities Philosophy Political science

Metrics

1
Cited By
0.92
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.84
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Indonesian Legal and Regulatory Studies
Social Sciences →  Social Sciences →  Political Science and International Relations
Legal and Social Justice Studies
Social Sciences →  Social Sciences →  Law
Legal and Policy Analysis in Indonesia
Social Sciences →  Social Sciences →  Law

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Politik Hukum Tindak Pidana Perzinahan Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Dan Dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

Ndaru Satrio

Journal:   ISLAMITSCH FAMILIERECHT JOURNAL Year: 2021 Vol: 2 (02)Pages: 87-105
JOURNAL ARTICLE

Politik Hukum Pidana Terkait Pasal Perzinahan Dalam Kitab Undang - Undang Hukum Pidana

Fuadi Isnawan

Journal:   Jurnal Mahkamah Kajian Ilmu Hukum Dan Hukum Islam Year: 2019 Vol: 4 (1)Pages: 1-24
JOURNAL ARTICLE

PENGUATAN PEMAHAMAN TERHADAP RANCANGAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA

Fahririn FahririnYuherman Yuherman

Journal:   JLR - Jurnal Legal Reasoning Year: 2022 Vol: 5 (1)Pages: 41-53
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.