Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor bibit, pupuk, fungisida, dan tenaga kerja terhadap produksi kentang, mengetahui besar biaya produksi usahatani kentang per hektar/musim tanam dan mengetahui biaya pendapatan bersih usahatani kentang per hektar/musim tanam di Desa Purba Tua Barung, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,948 menunjukkan bahwa 94,8 % variasi dependen (produksi) usahatani kentang dapat dijelaskan oleh variasi variable independent yaitu bibit (X 1 ) pupuk ammoposh (X 2 ) fungisida victory (X 3 ) tenaga kerja (X 4 ). Secara serempak bibit, pupuk Ammophos, fungisida Victory dan tenaga kerja berpengaruh nyata/signifikan terhadap produksi usahatani kentang. Secara parsial bibit dan pupuk Ammophos berpengaruh signifikan terhadap produksi usahatani kentang, sedangkan fungisida Victory dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata/signifikan terhadap produksi usahatani kentang. Biaya total produksi usahatani kentang di daerah penelitian sebesar sebesar Rp. 54.159.161,33/ha/MT. Pendapatan bersih usahatani kentang di daerah penelitian sebesar Rp. 32.685.481,53/hektar/MT.
Roeskani SinagaLinda Reni PurbaWasida Ginting
Novita LidyanaRetno Sulistiyowati
Muslim SalamNurul Saphira AmirNi Made ViantikaL Fudjaja