Nurul WahyuningsihIrma RahayuMukhlishah Sam
Abstrak_Kepadatan penduduk di Kabupaten Bantaeng mengalami pertumbuhan selama sepuluh tahun. Salah satu solusi untuk menjawab persoalan perlunya permukiman di pusat perkotaan akan sangat membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) karena lapangan kerja belum terbentuk atau masih dalam status kontrak dimana mereka masih diperbolehkan berpindah dari satu tempat ke tempat lain atau bekerja. Sebaliknya, perubahan iklim yang ekstrim yang selalu berubah setiap waktu dapat menimbulkan masalah pada kondisi lingkungan tempat tinggal Anda khususnya iklim di wilayah Kabupaten Bantaeng. Penelitian ini bertujuan untuk merancang rumah susun sewa di Kabupaten Bantaeng dengan menerapkan konsep Bioklimatik. Metode penelitian yang digunakan adalah survei, pengumpulan data primer melalui survei/observasi lapangan dan wawancara. Pengumpulan data sekunder diperoleh dari studi pustaka, jurnal atau karya ilmiah yang berkaitan dengan judul, buku, bahan bacaan yang berkaitan dengan judul, dan kepustakaan lainnya. Data eksploratif berupa hasil analisis data primer dan data sekunder. Perencanaan rumah susun sewa di Kabupaten Bantaeng diharapkan agar bangunan dapat merespon iklim sekitar dan penghuni nyaman tinggal di dalam bangunan dengan mengadopsi arsitektur bioklimatik.
Diva MasrivaSri Suryani Yuprapti Winasih
Desi PuspitasariNursyam NursyamMohammad Sutrisno
Siti SujatiniNur Fadhilah QolbyEuis Puspita Dewi