Supriyadi SupriyadiPurwanto PurwantoRosariastuti MMARS HartatiGaluh MasyithohMalihatun Nufus
Pendampingan Budidaya Lebah Klanceng, untuk mendukung Ekowisata Gunung Tirah Di Desa Gempolan, Kerjo Karanganyar Supriyadi1, Malihatun Nufus2, Sri Harati3, Purwanto4, Galuh Masyithoh5 1-5)Universitas Sebelas Maret Surakarta [email protected] , [email protected] , [email protected], [email protected], [email protected] ABSTRAK Program Studi Pengelolaan Hutan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mempunyai kewajiban mendampingi Kelompok Tani Hutan (KTH) yang terletak di Kabupaten Karanganyar. Di dusun Semang, Desa Gempolan kecamatan Kerjo Karanganyar dikaruniai potensi sumber daya alam dan panorama alam yang patut dikembangkan berbasis ekowisata. dengan dukungan Kelompok Tani Hutan (KTH) Tani Maju sejauh ini telah memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada untuk pengembangan industri pariwisata berbasis ekowisata Gunung Tirah. Usaha masyarakat dalam pengembangan wisata Gunung Tirah sejauh ini, yaitu masyarakat telah menyediakan berbagai fasilitas-fasilitas yang dapat menarik para pengunjung. Untuk menambah daya tarik pengunjung perlu dilengkapi obyek peternakan lebah klanceng dengan memanfaatkan bunga tanaman karet yang ada disekitar obyek wisata gunung Tirah. Tujuan kegiatan adalah Pendampingan Budidaya Lebah Klanceng, untuk mendukung Ekowisata Gunung Tirah Di Desa Gempolan, Kerjo Karanganyar. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), dengan menitik beratkan partisipasi masyarakat dalam budidaya lebah klanceng, mulai dari perencanaan, pendanaan, jadwal, melakukan aksi, serta melakukan monitoring dan evaluasi. Bentuk kegiatan yang dilakukan berupa pendampingan dan praktik budidaya lebah klanceng. Kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan mendapatkan respon positif dari pihak masyarakat, hal ini ditunjukkan melalui antusias para peserta pelatihan budidaya lebah Klanceng. Bersama Pengelola KTH Semang Maju, tim pengabdian telah mengembangkan 50 stop/kotak lebah klanceng. Meskipun saat ini belum ada peningkatan pendapatan yang dirasakan oleh masyarakat, akan tetapi kesesuaian lokasi dan teknik budidaya yang relatif mudah untuk dilakukan menjadi faktor pendukung dalam berkembangnya budidaya lebah klanceng di KTH Semang Maju. Kegiatan ini diharapkan dapat menarik minat pengunjung ke obyek wisata gunung Tirah, dan membentuk Desa Mitra sebagai salah satu model science-techno-park perguruan tinggi. Kata kunci: KTH Semang Maju, lebah klanceng, pendampingan masyarakat, Gunung Tirah
Bukti BuktiAgustina MahardikaNovalia Ananda Putri KurniawanVannesa Jeschilia AsdiantoSuparman Suparman
Dwı Prıyo ArıyantoAna AgustinaWidiyanto Widiyanto
Jumri JumriAsep Yusup HanapiaIwan Ridwan PaturochmanJurni Hayati
A. Zam Immawan AlamA. Aztri Fithrayani AlamHerman Alimuddin
Baiq FaristaArben VirgotaSuriptoAhmad JupriRina KurnianingsihIndah Julisaniah