Abstract

Abstrak: Peristiwa kebencanaan yang terjadi di kepulauan Maluku menimbulkan kerawanan terhadap timbulnya banyak korban jiwa yang berdampak pada penderitaan manusia. Desa Allang merupakan salah satu wilayah di Pulau Ambon Maluku yang memiliki kerentanan tinggi terjadi bencana gempa bumi dan tsunami. Namun, hasil analisis situasi melalui observasi dan wawancara didapatkan bahwa masyarakat belum secara aktif mendengar tentang mitigasi bencana, penanggulangan bencana dan kesiapsiagaan bencana, bagaimana cara menyelamatkan diri dan keluarga jika terjadi bencana gempa bumi dan tsunami. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi yang dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami. Kegiatan dilakukan kepada potensi pemuda-pemudi sebanyak 61 orang di Desa Allang. Bentuk kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan dengan hasilnya; sebelum kegiatan dilakukan dilakukan pre-test dan didapatkan pengetahuan mitra pada kategori kurang baik sebanyak 38 orang (62%), cukup baik 15 orang (25%), baik 6 orang (10%), sangat baik 2 orang (3%). Sedangkan hasil penilaian post-test setelah diberikan edukasi ditemukan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami pada kategori baik 23% dan sangat baik 77%.Abstract: The disaster events in the Maluku Islands created a vulnerability to the emergence of many fatalities, which resulted in human suffering. Allang Village is one of the areas on Ambon Island, Maluku, which has a high vulnerability to earthquakes and tsunamis. However, the situation analysis results through observation and interviews found that the community had not actively heard about disaster mitigation, disaster management and preparedness, and how to save themselves and their families in the event of an earthquake and tsunami. This activity aims to provide education that can increase public knowledge about mitigation and preparedness for earthquake and tsunami disasters. The movement was carried out for 61 potential youths in Allang Village. The form of activities carried out was in the form of counseling with the results; Before the activity was carried out, a pre-test was carried out, and the partner's knowledge was obtained in the unfavorable category of 38 people (62%), 15 people (25%) good enough, 6 people (10%) good, 2 people (3%) very good. While the results of the post-test assessment after being given education found an increase in community knowledge about mitigation and preparedness for earthquakes and tsunamis in the good category 23% and very good 77%.

Keywords:
Geography Physics Vulnerability (computing) Humanities Political science Criminology Computer security Sociology Art Computer science

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
10
Refs
0.12
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Geological and Geophysical Studies
Physical Sciences →  Earth and Planetary Sciences →  Geology

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Edukasi Mitigasi Bencana Melalui Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Bagi Siswa Sekolah Dasar

Mulyati RahayuWheny UtariningsihSri Wahyuni

Journal:   Auxilium Jurnal Pengabdian Kesehatan Year: 2024 Vol: 2 (2)Pages: 18-18
JOURNAL ARTICLE

Membangun Kesadaran Siswa Tentang Mitigasi Bencana Gempa Bumi Melalui Program Edukasi

Achmad DhohirrobbiMohamad Mujahid IslamudinNur ChamidahSaiful Amin

Journal:   Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Year: 2024 Vol: 6 (1)Pages: 114-122
JOURNAL ARTICLE

Persepsi Guru PAUD tentang Pembelajaran Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami

Rahmi SofyanSri WahyuniZahriah Zahriah

Journal:   Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Year: 2025 Vol: 9 (6)Pages: 2916-2926
JOURNAL ARTICLE

Game Edukasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi Berbasis Android

İstiqomah İstiqomahEndah Sudarmilah

Journal:   Journal of Technology and Informatics (JoTI) Year: 2019 Vol: 1 (1)Pages: 49-55
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.