Dewi Sulfa SaguniWidyawati WidyawatiNimrah Rahmayanti Yusuf
Rendahnya minat baca masyarakat tidak hanya berdampak pada peningkatan buta aksara, tetapi mempengaruhi pula kondisi pendidikan bangsa. Di Kota Makassar minat baca masyarakat masih tergolong sedang, hal ini masih perlu untuk ditingkatkan mengingat posisi bangsa Indonesia berada pada urutan kedua dari bawah berdasarkan peringkat dunia yang dilaporkan oleh UNESCO. Dinas Perpustakaan Kota Makassar telah meningkatkan kinerja untuk mengatasi permasalahan minat baca masyarakat, akan tetapi upaya tersebut belum memberikan perubahan yang siginifikan pada peningkatan minat baca. Penelitian ini diarahkan untuk mengetahui besaran pengaruh kinerja Dinas Perpustakaan Kota Makassar terhadap peningkatan minat baca masyarakat. Metode penelitian kuantitatif dipilih untuk memudahkan melihat pengaruh kinerja terhadap minat baca. Responden penelitian terdiri dari 46 orang. Data yang diperoleh dari hasil kuesioner dan diperkuat dengan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kinerja Dinas Perpustakaan Kota Makassar terhadap peningkatan minat baca masyarakat hanya sebesar 15,6%, dengan nilai F hitung sebesar 8,112 lebih besar dari F tabel 3,21. Dari pengaruh tersebut, telah terjadi peningkatan minat baca sebesar 5,82 dalam jangka waktu 6 tahun. Kinerja Dinas Perpustakaan Kota Makassar yang berkontribusi besar dalam peningkatan minat baca masyarakat terletak pada kompetensi dan kapabiltas yang dimiliki oleh pegawai. Minat baca masyarakat kota Makassar meningkat dipengaruhi oleh indikator tindakan masyarakat untuk mencari bahan bacaan, hal ini tidak terlepas pula dari kinerja Dinas Perpustakaan Kota Makassar dalam menyediakan akses bacaan yang terjangkau.
Seri HartatiAmir SyamsuadiLiza TrisnawatiAndre Ray Septephan
Nanik Pujiastuti dan Munawarah
Sukma HartatiMuslih Fathurrahman
Suparjo Adi SuwarnoSiti RomlahNur AiniPutri Ayu Wulandari
Muhammad AkbarAsmariaZesty MirandaBambang Sucipto