JOURNAL ARTICLE

Makna Simbolik Tarian dan Syair Rego pada Tradisi Lisan Suku Kaili

Yunidar

Year: 2023 Journal:   Jurnal Onoma Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol: 9 (1)Pages: 710-719   Publisher: Universitas Cokroaminoto Palopo

Abstract

Abstract Tari raego atau rego hingga kini masih sering dipentaskan oleh suku Kaili yang tinggal di Kabupaten Sigi dan Donggala. Rego yang sering dipentaskan adalah rego untuk panen. Mereka menyebutnya rego vunja atau rego Mpae. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna mantra dan tarian Rego dalam ritual novunja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Sumber data penelitian terdiri dari hasil wawancara dengan penutur mantra, hasil perekaman, hasil pencatatan di lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam pelaksanaan ritual vunja terdapat empat jenis mantra rego yaitu rego pombalike tumpu tana (rego pembuka), rego ngana (rego anak), rego pae (rego padi), rego pobuka vunja (rego pembuka vunja). Adapun Makna pada mantra rego ialah untuk memohon pertolongan para leluhur, berkah dan mengakui kekuasaan tertinggi dari Tuhan. Dari kelima mantra memiliki makna berbeda-beda adapun makna dari setiap mantra yaitu (1) rego pombalike tumpu tana (rego pembuka) bermakna sebagai pemberitahuan kepada penguasa tanah agar diizinkan untuk melaksanakan, (2) rego pae (rego padi), bermakna sebagai permohonan kepada leluhur agar diberikan hasil panen yang melimpah, (3) rego pae (rego padi) rego ngana (rego anak), bermakna bahwa anak-anak telah melaksanakan adat yang menjadi konvensi masyarakat sejak dahulu, dan (4) rego pobuka vunja (rego pembuka vunja) bermakna sebagai telah berakhirnya segala rangkaian ritual. Sedangkan makna pada tarian rego sangat bergantung pada mantra yang dibacakan. Makna gerakan yang dilakukan untuk menandakan rasa syukur dan semangat yang mempunyai arti sosial sekaligus kepercayaan terhadap Sang Pencipta. Selain itu, Dalam gerakan juga bermakna kebahagian dari pelaku ritual karena diberikan hasil panen yang melimpah.

Keywords:
Art

Metrics

2
Cited By
8.57
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
9
Refs
0.94
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Cultural and Artistic Studies
Social Sciences →  Social Sciences →  Cultural Studies
Cultural and Religious Practices in Indonesia
Social Sciences →  Social Sciences →  Cultural Studies
Cultural and Educational Studies
Social Sciences →  Social Sciences →  Education

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

MAKNA SIMBOLIK TOPENG TARIAN HUDOQ PADA UPACARA PANEN MASYARAKAT SUKU DAYAK

Nur Hikmah Yanti

Journal:   Imaji Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Year: 2019 Vol: 17 (1)Pages: 13-26
JOURNAL ARTICLE

Makna Simbolik Tradisi Sambulu Gana dalam Pernikahan Suku Kaili Rai di Kelurahan Mamboro Barat, Kecamatan Palu Utara

Eksal Virgiawan

Journal:   Social Humanity Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Year: 2024 Vol: 8 (1)Pages: 37-47
JOURNAL ARTICLE

Makna Simbolik Tradisi MAPPACCI

Nur Hikmah WindaNasruddin SuyutiParamitha Purwitasari

Journal:   JKOMDIS Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial Year: 2024 Vol: 4 (3)Pages: 703-713
JOURNAL ARTICLE

Makna Simbolik Pada Tradisi Cheng Beng Etnis Tionghoa

Via Fidella Kristin

Journal:   Koneksi Year: 2017 Vol: 1 (1)Pages: 186-190
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.