Latifah LatifahAdie Dwiyanto Nurlukman
ABSTRAK Sabakota adalah Sistem Aplikasi Bantuan Kota Tangerang) elektronik merupakan inovasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang bertujuan mencegah terjadinya permasalahan terkait transparansi dana hibah dan bantuan sosial dan memberikan kemudahan pemohon hibah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Inovasi Pelayanan Publik elektronik Sabakota. penelitian ini mengunakan penelitian deskriptif kualitatif. fokus penelitian menggunakan teori faktor keberhasilan inovasi menurut Cook, Mattews dan Irwin terdiri dari Leadership, Management/Organizatin, Risk Management, Human Capital dan Technology. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi pelayanana elektronik Sabakota sudah berjalan cukup baik meskipun dalam pelaksanannya terdapat kendala-kendala. Hal tersebut dibuktikan dengan analisis menggunakan faktor keberhasilan inovasi diantaranya. Faktor leadership yang dipegang penanggung jawab inovasi pelayanan Sabakota telah menunjukkan peran, tanggung jawab serta komitmen dengan baik. Faktor Management/Organization terkait dengan strategi kebijakan dan peningkatan jaringan telah dilakukan dengan baik. Faktor Risk Management menunjukkan bahwa masih terdapat kendala dalam sulitnya merubah kebiasaan pemohon hibah untuk beralih ke sistem elektronik, literasi digital masyarakat rendah, serta kendala dalam pelaksanan teknis, Faktor Human Capital menunjukkan dari segi kualitas Sumber Daya Manusia telah memadai namun masih kurang dalam segi kuantitas. Faktor Technology menunjukkan bahwa perangkat yang digunakan berupa website dan terdapatt di aplikasi tangerang live namun telah dikembangkan dengan adanya fitur live chat Kata Kunci: Pelayanan, inovasi, Sabakota ABSTRACT Sabakota is an electronic Tangerang City Assistance Application System) is an innovation of the Tangerang City Communication and Informatics Service aimed at preventing problems related to the transparency of grant funds and social assistance and providing convenience for grant applicants. The purpose of this study is to describe Sabakota's electronic Public Service Innovation. This research uses qualitative descriptive research. The research focus uses the theory of innovation success factors according to Cook, Mattews and Irwin consisting of Leadership, Management / Organizatin, Risk Management, Human Capital and Technology. The results of this study show that Sabakota's electronic service innovation has been running quite well even though in its implementation there are obstacles. This is evidenced by analysis using innovation success factors, among others. The leadership factor held by the person in charge of Sabakota's service innovation has shown its role, responsibility and commitment well. Management/Organization factors related to policy strategies and network improvement have been well done. The Risk Management factor shows that there are still obstacles in the difficulty of changing the habit of grant applicants to apply toelectronic systems, low digital literacy of the community, as well as obstacles in technical implementation, the Human Capital Factor shows that in terms of the quality of Human Resources has been adequate but still lacking in terms of quantity.
Putri HandayaniAgus SuhermanFitria Firdayani
Annisa Zulfa RohadatulAdie Dwiyanto NurlukmanArif Ginanjar SuryatmanToddy Aditya
Ratih Dwi LestariRiska SarofahFitri Susiswani IsbandiSlamet SetiawanYusuf Fadli