JOURNAL ARTICLE

PENGGUNAAN GAYA BAHASA PENEGASAN DALAM NOVEL JANGAN BERSEDIH KARYA EIDELWEIS ALMIRA

Semi MangiriBerthin Simega

Year: 2021 Journal:   Mataallo Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol: 1 (2)Pages: 36-42

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa penegasan dalam novel Jangan Bersedih karya Eidelweis Almira. Manfaat hasil penelitian yang diharapkan adalah (1) Sebagai bahan masukan dan sumber pengetahuan bagi penulis sendiri tentang gaya bahasa Penegasan, (2) Sebagai sumber pengetahuan bagi orang lain yang berkecimpung di bidang sastra, khususnya gaya bahasa penegasan yang digunakan dalam novel Jangan Bersedih karya Eidelweis Almira, (3) Sebagai sumbangan pikiran dan masukan untuk dunia pendidikan dalam pengajaran gaya bahasa Penegasan, dan (4) Dapat dijadikan sebagai bahan masukan bagi penelitian selanjutnyan khususnya penelitian di bidang gaya bahasa. Populasi penelitian ini adalah 123 gaya bahasa penegasan yang digunakan dalam novel Jangan Bersedih Karya Eidelweis Almira. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah purposif sampling artinya diambil sesuai dengan kebutuhan analisis data. Peneliti mengambil sampel sebanyak 47 gaya bahasa penegasan yang digunakan dalam novel Jangan Bersedih Karya Eidelweis Almira. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah (1) teknik baca , (2) teknik catat, dan (3) teknik dokumentasi. Teknik baca digunakan untuk membaca secara teliti objek penelitian, dan menandai data berupa kalimat yang mengandung gaya bahasa penegasan. Teknik catat digunakan untuk mencatat data gaya bahasa penegasan yang digunakan dalam novel Jangan Bersedih Karya Eidelweis Almira.Teknik dokumentasi dalam penelitian ini adalah novel Jangan Bersedih Karya Eidelweis Almira. Berdasrkanhasil analisis yang dikemukakan, maka dapatlah disimpulkan bahwa gaya bahasa penegasan yang ditemukan dalam novel Jangan Bersedih karya Eidelweis Almira, adalah: (1) Gaya bahasa repetisi, (2) Gaya bahasa klimaks, (3) Gaya bahasa sigmatisme, (4) Gaya bahasa pleonasme, (5) Gaya bahasa eksklamasio, dan (6) Gaya bahasa aliterasi, dan (7) Gaya bahasa inversi.

Keywords:
Humanities Art

Metrics

1
Cited By
0.97
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
1
Refs
0.85
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Linguistics and Language Analysis
Social Sciences →  Arts and Humanities →  Language and Linguistics
Educational Methods and Media Use
Physical Sciences →  Computer Science →  Information Systems
Language Acquisition and Education
Social Sciences →  Psychology →  Developmental and Educational Psychology

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Gaya Bahasa Penegasan dalam Novel Buku Besar Peminum Kopi Karya Andrea Hirata

Salsadila TudzahraSamsiarni SamsiarniEmil Septia

Journal:   AIJER Algazali International Journal Of Educational Research Year: 2023 Vol: 5 (2)Pages: 97-101
JOURNAL ARTICLE

GAYA BAHASA PERBANDINGAN DAN PENEGASAN DALAM NOVEL KUTUKAN TANAH BUTON KARYA SAFARUDIN

Dedeh Ayu Aden Prastika SongohanoAris BadaraSumiman Udu

Journal:   Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Year: 2019 Vol: 4 (1)Pages: 139-139
JOURNAL ARTICLE

PENGGUNAAN GAYA BAHASA DALAM NOVEL GERHANA KARYA AA NAVIS

Eron Musei SaroroEva FitriantiYefrizon Yefrizon

Journal:   Ekasakti Educational Scientific Journal. Year: 2023 Vol: 1 (1)Pages: 43-53
JOURNAL ARTICLE

PENGGUNAAN GAYA BAHASA METAFORA DALAM NOVEL TULISAN SASTRA KARYA TENDERLOVA

Tri Hana RapikaSainil AmralAfif Rofii

Journal:   Aksara Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Year: 2024 Vol: 8 (1)Pages: 177-177
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.