Fabianus SelatangTomas Lastari HatmokoGregorius Kukuh Nugroho
Spiritualitas menyangkut dua hal yakni apa yang dilakukan dan apa yang diyakini oleh orang lain untuk dilakukan. Bagian pertama berkaitan dengan objek dari tindakan pelayanan dan kedua berkaitan dengan subjek pelayanan. Tulisan ini bertujuan untuk menguraikan spiritualitas pelayanan dalam model kepemimpinan pastoral Rm. Janssen, CM. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif, sedangkan metode pengumpulan datanya ialah melalui focus group discussion (FGD), wawancara, dan studi dokumenter. FGD dipandang sebagai metode yang tepat karena diskursus dan ‘shared opinion’ akan membuat validitas hasil penelitian ini lebih terjamin. FGD dan shared opinion memanfaatkan persepsi, pengalaman, dan kedalaman relasi antara para narasumber dan Rm. Janssen, CM. Wawancara dilakukan terhadap lima informan kunci. Ada pun, studi dokumenter berkaitan dengan dokumen dokumen yang mendukung data wawancara. Analisis data yang dipakai ialah memanfaatkan metode koding yang dikembangkan Saldaña. Data transkripsi FGD dan dari para informan akan diolah berdasarkan enam langkah koding. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa spritualitas pelayanan Rm. Janssen, CM tercermin dalam model kepemimpinan transformasional. Kepemimpinan transformasional melahirkan seperangkat keyakinan dan keyakinan itu sebagai dasar dalam melaksanakan pelayanan pastoral. Model kepemimpinan Rm. Janssen, CM merupakan seperangkat nilai. Nilai-nilai itu terungkap dalam pelayanan dan diwujudukan dalam cara hidup yang pasti. Penelitian ini memberikan sumbangan berarti bagi ilmu eklesiologi di Indonesia dan kepemimpinan pastoral secara umum.
Jhon Daeng MaejaFransiskus MeldisonWiwin Wiwin
Sitepanus ZebuaBartolomeus SihiteYuadi Gaho
Wiwin WiwinKlemensia NiniMaria Bintang Ahista Fua
Mikha Agus WidiyantoYaterrorogo Zebua