Hadi MiterSudiantoKinurung Maleh Maden
Presiden Indonesia Joko Widodo merencanakan perpindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan pada tahun 2019. Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) sebagai salah satu organisasi Kegerejaan di Kalimantan memberikan reaksi yang sangat positif dan antisipatif atas keputusan pemerintah tersebut. Riset dalam tulisan ini Mendeskripsikan proses pemindahan IKN di Kalimantan Timur, bagaimana sikap GKE terhadap proyek IKN,dan refleksi teologis pelayanan GKE di wilayah IKN. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode kualitatif untuk mendeskripsikan setiap data yang dikumpulkan. Jenis penelitian yaitu deskriptif, Pengumpulan data dengan metode wawancara.Kehadiran IKN yang baru di Kalimantan Timur, ditanggapi dengan cara yang sangat positif oleh GKE, ada peluang yang dilihat disana dimana Kalimantan Timur dan lokasi IKN bersentuhan langsung dengan GKE. Untuk tingkat Sinode sudah memiliki dasar dimana ada “Cetak Biru” dari pembentukan persiapan GKE untuk IKN baru sehingga landasan untuk memperkuat posisi GKE di IKN baru sudah jelas arahnya.Pembangunan jemaat GKE dalam menyikapi terbentuknya IKN baru adalah proses yang berlangsung secara berkesinambungan. Pengamatan, penguatan komitmen untuk berubah, mempersiapkan dan melakukan penelitian, analisis masalah, refleksi teologis dan perencanaan strategis yang berkelanjutan dalam evaluasi. Mengembangkan Proyek GKE Jangka Menengah dan Jangka Panjang di IKN baru sehingga kehadiran dan pengembangan GKE disana menjadi proyek mercusuar gereja Tuhan kedepan.
Cristi Devi DarnitaDefri TriadiDella Gita Van Gobel
Cristi Devi DarnitaDefri Triadi
Kinurung Maleh MadenSudiantoYusak Kurniawan