Rahmad WahyudiNisfil MufidahAchmad WahdiMuchlas AbrahamAchmad WahdiSTIKes Bahrul Ulum JombangMuchlas AbrahamSTIKes Ngudia Husada Madura
Penyakit Diabetes mellitus mengakibatkan terjadinya perubahan fisik, psikologis maupun sosial. Salah satu perubahan psikologis yang paling sering terjadi adalah kejadian depresi pada pasien Diabetes Mellitus yang berdampak pada Kualitas Hidup yang akan semakin memperburuk kondisi penyakit. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan depresi dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Variabel independen depresi dan variabel dependen kualitas hidup. Penelitian dilakukan di poli penyakit dalam RSU Anna Medika Madura dengan sampel 41 pasien diabetes mellitus menggunakan metode purposive sampling dengan instrument Depression Anxiety Stress Scales (DASS) dan instrument kualitas hidup WHOQOL-BREF. Analisa data menggunakan Uji statistic Spearman Rank. Hasil analisis menunjukkan hasil p value = 0,000 < α = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan depresi dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2. depresi membuat perawatan diri dan kesadaran diri dan kurangnya kontrol terhadap kesehatan diri mengakibatkan kesehatan menurun sehingga berpengaruh pada aktifitas sehari- hari kualitas hidup. Pentingnya meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 Mekanisme koping depresi yang adaftif dapat menghasilkan kualitas hidup yang lebih baik dan menghasilkan suatu tindakan yang positif
Dewi UlfaniSafruddin SafruddinSudarman SudarmanSudarman Sudarman
Dewi UlfaniSafruddin SafruddinSudarman Sudarman
Sitti AminahHartati HartatiIqraeni Afirda Abbas
I Gede Agus Surya RadityaI Made MerthaNi Made WedriI Gusti Ketut Gede Ngurah