Made Dian Shanti KusumaAnak Agung Ayu Yuliati Darmini
Pendahuluan: Dampak Corona Virus Diseases (Covid-19) pada lansia tidak hanya mengarah pada masalah kesehatan fisik namun juga masalah psikologis yang dapat menyebabkan lansia memiliki gejala depresi. Tujuan: mengetahui prevalensi gejala depresi lansia serta faktor yang mempengaruhi tanda dan gejala depresi lansia di masa pandemi Covid-19. Metode: Tinjauan ini menggunakan pendekatan literature review yang menggunakan sumber data dari Google scholar, PubMed dan ProQuest. Kemudian ditemukan hasil penelusuran artikel sebanyak 17,323 yang kemudian dilakukan penyaringan berdasarkan kriteria inklusi, 14 artikel yang ditelaah dalam penelitian ini. Hasil: Rentang prevalensi pada lansia diperoleh hasil dengan rentang 7.7 % - 62.3%. lansia yang beresiko memiliki gejala depresi adalah lansia dengan kelompok usia lebih tua ≥ 75 tahun, lansia yang tinggal sendiri, merasa kesepian, kurangnya kontak sosial baik dengan keluarga dan teman, serta lansia yang memiliki penyakit penyerta atau komorbiditas. Prevalensi lansia yang memiliki penyakit penyerta atau komorbiditas adalah sebanyak 61%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil studi literatur ini dapat menjadi dasar dalam pemberian intervensi pada lansia yang beresiko memiliki gejala depresi, sehingga lansia dapat mencapai kesejahteraan fisik serta psikologis yang diharapkan
Esti WidianiNurul HidayahAbdul Hanan
Esti WidianiNurul HidayahAbdul Hanan
Lumastari Ajeng WijayantiSatria Eureka Nurseskasatmata
Siti FatmaSri SunartiFairuz MardhiyahAstika WirabhatariBrian Winstonly
Melok Roro KinanthiIqnes Restual MahensaEntin NurhayatiNovika Grasiaswaty