JOURNAL ARTICLE

Identifikasi Atraksi Wisata Budaya Keraton Cirebon Beserta Turunannya

Dinda Erina UtamiAstri Mutia Ekasari

Year: 2022 Journal:   Bandung Conference Series Urban & Regional Planning Vol: 2 (2)Pages: 528-534

Abstract

Abstract. Cirebon City is famous for the existence of the Kasepuhan Palace, Kanoman Palace, and Kacirebonan Palace as the potential to become the main cultural and historical tourism destinations in this city. The palace also has its own cultural charm, such as dance, food, architecture, and traditional ceremonies. The three palaces are part of the culture of the community's capital that can be developed into a tourism attraction. The purpose of writing this article is to identify the cultural tourism attractions of the Cirebon palace and their derivatives. The method used is an exploratory method to explore and study more deeply about the cultural tourism attractions of the palace in Cirebon and its derivatives. The results of field observations and documentation show that there are very diverse historical and cultural relics of the Cirebon palaces including dances (Mask Dance, Sintren Dance), traditional ceremonies (Panjang Jimat, Grebeg Syawal), culinary (Nasi Bogana), and building architecture. The conclusion of this study found various kinds of cultural tourism attractions of the palace that hold meaning and history for Cirebon’s people Abstrak. Kota Cirebon terkenal dengan adanya Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, dan Keraton Kacirebonan sebagai potensi untuk menjadi destinasi utama wisata budaya dan sejarah di kota ini. Keraton juga memiliki pesona budayanya tersendiri, seperti seni tari, makanan, arsitektur, upacara adat. Ketiga keraton menjadi salah satu bagian kebudayaan dari modal masyarakat yang bisa dikembangkan menjadi atraksi pariwisata. Tujuan penulisan artikel ini mencoba untuk mengidentifikasi atraksi wisata budaya keraton Cirebon beserta turunannya. Metode yang digunakan adalah metode metode eksploratif untuk menggali dan mengkaji lebih dalam mengenai atraksi wisata budaya keraton di Cirebon beserta turunannya. Hasil observasi dan dokumentasi lapangan menunjukkan adanya peninggalan sejarah dan budaya keraton-keraton Cirebon yang sangat beragam diantaranya tarian (Tari Topeng, Tari Sintren), upacara adat (Panjang Jimat, Grebeg Syawal), kuliner (Nasi Bogana), dan arsitektur bangunan. Kesimpulan dari penelitian ini ditemukan berbagai macam atraksi wisata budaya keraton hingga saat ini yang menyimpan makna serta sejarah bagi masyarakat Kota Cirebon.

Keywords:
Art Humanities Dance Cultural tourism Tourism Visual arts Geography Archaeology Tourism geography

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
17
Refs
0.18
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Community-based Tourism Development and Sustainability
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science
Cultural and Artistic Studies
Social Sciences →  Social Sciences →  Cultural Studies
Environmental Engineering and Cultural Studies
Physical Sciences →  Computer Science →  Information Systems

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Hubungan Timbal Balik antar Aktor dalam Pengembangan Wisata Budaya Keraton Kota Cirebon

Wiwin Yuli AstariGina Puspitasari Rochman

Journal:   Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota Year: 2023 Pages: 47-54
JOURNAL ARTICLE

PENGARUH ISLAM TERHADAP MAKNA SIMBOLIK BUDAYA KERATON-KERATON CIREBON

Ahmad Yani

Journal:   HOLISTIK JURNAL KESEHATAN Year: 2011 Vol: 12 (1)
JOURNAL ARTICLE

Perspektif Pengunjung terhadap Tradisi Budaya Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman Cirebon

Muhammad Hendra MaulanaIna Helena Agustina

Journal:   Bandung Conference Series Urban & Regional Planning Year: 2022 Vol: 2 (2)Pages: 336-341
JOURNAL ARTICLE

Budaya Bendawi Pra Islam di Keraton Cirebon Indonesia

Wahyu IryanaMuhamad Bisri MustofaMuhammad Saidun Anwar

Journal:   Bulletin of Indonesian Islamic Studies Year: 2023 Vol: 2 (1)Pages: 19-38
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.