Harisma Fakhrun Nisa'Dessy Pranungsari
Intervensi ini menggunakan terapi seni dan suportif untuk menurunkan gejala depresi pada perempuan korban kekerasan seksual. Terapi seni memanfaatkan proses kreatif untuk membantu partisipan mengeksplorasi diri melalui menggambar sebagai media yang menekankan kebebasan dalam berkomunikasi, sehingga nantinya dapat membantu partisipan dalam menghadapi permasalahan. Terapi suportif bertujuan untuk memberikan dorongan dan keyakinan pada diri partisipan sehingga memunculkan tilikan (insight). Partisipan dalam laporan kasus ini berjumlah satu orang perempuan korban kekerasan seksual yang memiliki gejala depresi. Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui tingkat depresi partisipan adalah Beck Depression Inventory-II (BDI-II). Kemudian, analisis efektivitas dari intervensi dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif guna mengetahui perubahan sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hasil menunjukkan bahwa depresi yang dialami partisipan mengalami penurunan dibandingkan sebelum menjalani intervensi.
Vequentina Puspa IndahTina AfiatinYulianti Dwi Astuti
Ratih Wahyu SaputriIGAA NoviekayatiSahat Saragih
Kiki BerlianaDwi PurwantiA.Per.Pend. SukesiS.Pd. Dr. K.Kasiati
Igriya Fauzi NabilahAmelia Putri Nirmala