JOURNAL ARTICLE

Tradisi Ngeningang Raga saat Tumpek Kuningan Di Desa Adat Kebonjero Desa Munduktemu Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan (Perspektif Teologi Hindu)

I Nyoman Surpa AdisastraYunitha Asri Diantary

Year: 2022 Journal:   Genta Hredaya Media Informasi Ilmiah Jurusan Brahma Widya STAHN Mpu Kuturan Singaraja Vol: 6 (1)Pages: 22-22

Abstract

Ngeningang raga saat Tumpek Kuningan yang dilaksanakan oleh Desa Adat Kebonjero merupakan tradisi yang mengedepankan nilai-nilai kejujuran dan komitmen sebagai manusia. Terlebih sebagai manusia yang beragama, tradisi ini menjadi momentum berserah dan pasrah di bawah kemahakuasaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Di sisi lain, dalam hubungannya dengan Dharma Agama dan Dharma Negara, tradisi ini menjadi bagian dari upaya penyadaran masyarakat untuk patuh dan taat kepada aturan-aturan agama dan negara. Tradisi Ngeningang raga dengan latar belakang sejarahnya dan kemuliaan niat pelaksanaannya perlu dilestarikan untuk kedepannya. Walaupun tradisi ini cukup sederhana, namun tidak mengurangi makna yang diwariskan oleh leluhur. Keharmonisan dalam masyarakat merupakan kunci dalam kesejahteraan dan kebahagiaan yang diharapkan terwujud, baik oleh agama maupun negara.

Keywords:
Art Sociology Humanities

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
4
Refs
0.18
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Cultural and Religious Practices in Indonesia
Social Sciences →  Social Sciences →  Cultural Studies
Cultural and Artistic Studies
Social Sciences →  Social Sciences →  Cultural Studies
Contemporary Christian Leadership and Education
Social Sciences →  Arts and Humanities →  Religious studies

Related Documents

© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.