Dalam upaya meningkatkan perekonomian, Indonesia dihadapkan pada beberapa tantangan untuk mencapai target pertumbuhan. Salah satunya adalah pandemi Covid-19 yang juga menjadi tantangan hampir seluruh negara di dunia. Selama masa pandemi Covid-19, rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi 2,07% di tahun 2020. Sektor pertanian menjadi salah satu penopang perekonomian di masa pandemi dengan tetap konsisten memberikan konstribusi yang besar. Meskipun demikian, sektor pertanian yang kerap menopang perekonomian di masa krisis justru menghadapi tantangan regenerasi di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons dan dekomposisi <em>varians</em> dari pertumbuhan ekonomi saat tiga subsektor pertanian mengalami <em>shock</em>. Analisis dilakukan dengan menggunakan <em>Impulse Respons Function </em>dan <em>Forecast Error Varians Decomposition</em> yang dihasilkan dari estimasi model <em>Vector Error Correction Model. </em>Data yang digunakan adalah data <em>series</em> sejumlah 46 observasi dari kuartil I-2010 sampai kuartil II-2021. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi memberikan respons yang positif terhadap <em>shock </em>tiga subsektor pertanian. Perubahan pertumbuhan ekonomi paling besar terjadi pada saat subsektor perikanan mengalami <em>shock</em>. Hasil dekomposisi <em>varians </em>menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi paling besar dipengaruhi oleh <em>shock </em>dari pertumbuhan ekonomi itu sendiri, disusul dengan <em>shock </em>dari subsektor perikanan; subsektor pertanian, peternakan, perburuan, dan jasa pertanian; serta subsektor kehutanan dan penebangan kayu.
Abdulrahman Taresh AbdullahMohammad Wasil
Suriati Eka PutriMudzakir IlyasEvi Nursanti Rukmana
Nadila Elsayanti RahmanFahrudin Zain OlilingoHerwin Mopangga