JOURNAL ARTICLE

Kedudukan Perempuan Hindu dalam Sistem Pewarisan Menurut Hukum Waris Adat Bali

Abstract

Hukum waris adat sangat erat kaitannya dengan sistem kekerabatan yang dianut oleh suatu masyarakat adat. Masyarakat Adat Bali menganut sistem kekrabatan patrilineal dengan sistem kewarisan mayorat. Sehingga ahli waris dalam masyarakat hukum adat Bali ialah anak laki-laki saja, sedangkan anak perempuan tidak diperkenankan untuk mewaris. Untuk mendapatkan hak warisnya, seorang anak perempuan hindu Bali dapat memperolehnya dengan bentuk hibah atau hadiah perkawinan (jiwa dana), tetadan dan bebaktan. Selain itu dapat pula dilakukan perubahan status perempuan menjadi laki-laki (sentana rajeg).

Keywords:
Hinduism Political science Philosophy Religious studies

Metrics

8
Cited By
15.50
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
7
Refs
0.98
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Legal Studies and Policies
Social Sciences →  Social Sciences →  Law
Gender and Women's Rights
Social Sciences →  Social Sciences →  Political Science and International Relations
Marriage and Family Dynamics
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

KEDUDUKAN PEREMPUAN HINDU MENURUT HUKUM WARIS ADAT BALI DALAM PERSPEKTIF KESETARAAN GENDER

Ni Kadek Setyawati

Journal:   Jurnal Penelitian Agama Hindu Year: 2017 Vol: 1 (2)Pages: 618-618
JOURNAL ARTICLE

KEDUDUKAN WARIS ANAK ANGKAT MENURUT HUKUM WARIS ADAT BALI

Ketut Meta

Journal:   DOAJ (DOAJ: Directory of Open Access Journals) Year: 2014 Vol: 19 (1)Pages: 39-48
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.