Teknologi informasi mengalami perkembangan yang semakin pesat pada berbagai bidang seperti Pendidikan, Kesehatan, perbankan, pemerintahan dan bidang lainnya. Pesatnya teknologi informasi mempengaruhi prosedur administrasi dalam pemerintahan. Oleh karena itu, prosedur administrasi pemerintahan harus dapat beradaptasi dengan menerapkan teknologi informasi di segala aspek pemerintahan. Prosedur administrasi pemerintah salah satunya yaitu pengurusan surat-surat. Dalam mengurus surat-surat seperti surat pengantar, masyarakat harus membawa surat pengantar dari ketua RT dan ketua RW setempat kemudian ke Kantor Desa Kedunggede dengan membawa persyaratan sesuai ketentuan dan mengantri dengan masyarakat lainnya. Jika berkas persyaratan yang dibawa kurang lengkap, maka masyarakat harus kembali kerumah untuk melengkapi berkas tersebut, kemudian kembali ke Kantor Desa Kedunggede. Hal tersebut tidak efisien dan akan menembah antrian di Kantor Desa Kedunggede. Terlebih di kondisi pandemic covid-19 sekarang ini, pemerintah menghimbau untuk menjaga jarak dan tidak berkerumun. Maka, dibuatlah aplikasi e-Surat berbasis mobile di Kantor Desa Kedunggede untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode waterfall yang memiliki pendekatan alur hidup software yang sistematis. Dengan aplikasi e-Surat ini, masyarakat Desa Kedunggede dapat melakukan pengajuan surat-surat kapan saja, dimana saja tanpa harus keluar rumah dan mengantri di Kantor Desa sehingga mengurangi kemungkinan timbulnya kerumunan di kantor desa untuk mengurangi resiko peningkatan Coronavirus Disease (Covid-19)
Gustin SetyaningsihHera FitraHanun KaromatunnisaPalupi Pandanarum
Reza Aji SaputraSudarmaji SudarmajiDanang Prabowo
Sri Erlyna DeboraRachel Angel Lamtiur ManurungBerliana Angel M. Pangaribuan
Ayu NoviyantiGagah Dwiki Putra AryonoSigit Auliana
Sigit PurnomoPipin WidyaningsihIntan Oktaviani