Djone Georges nicolasSoneta Sang Surya SiahaanTimothy Amien
Firman Tuhan dengan tegas dan lugas menyatakan bahwa orang-orang yang sudah percaya kepada Kristus, dengan kata lain yang telah keluar dari kegelapan atau maut, dan masuk ke dalam terang atau hidup mempunyai kesadaran akan kewajiban menunjukkan kasih melalui pengorbanan bagi sesama sebagai wujud representasi kasih Kristus yang nyata dan sempurna (Yohanes 3:14-16 (TB). Hal tersebut telah dibuktikan oleh jemaat mula, murid-murid Kristus yang setia dalam melayani satu dengan yang lain dengan tidak mementingkan ego masing-masing, tetapi sebaliknya justru rela mengorbankan milik pribadi demi memrnuhi keperluan sesama, sehingga dengan demikian keharmonisan dan kesatuan dalam kasih persaudaraan tercipta demi kemuliaan Kerajaan Allah Kisah Para Rasul 2:42-47 (TB). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa penyebab krisis kasih dalam kehidupan orang percaya di masa kini. Kekristenan tidak dapat dilepaskan dari pribadi Kristus di mana Ia merupakan figur sentral. Metode pendekatan penelitian yang dipakai adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui berbagai sumber seperti Alkitab, buku, jurnal, wawancara, serta sumber lain yang mempunyai keterkaitan dengan topik kajian. Hasilnya, pertama tujuan kehidupan sebagian orang percaya bukanlah untuk memuliakan Kristus, tetapi justru untuk kepentingan diri sendiri sehingga menjadi batu sandungan. Kedua, nilai kehidupan yang dihidupi oleh orang Kristen tidak berbeda dengan nilai kehidupan orang dunia (di luar kekristenan). dapat disimpulkan bahwa terdapat dua penyebab krisis kasih dalam kehidupan orang percaya di masa kini, yakni: Pertama, tujuan kehidupan yang dihidupi oleh sebagian orang percaya bukanlah untuk memuliakan Kristus, tetapi justru untuk kepentingan diri sendiri sehingga menjadi batu sandungan dan bergeser dari misi Allah.
Sabda BudimanKristian Karipi Takameha
Welem Novi WatunglawarSuhadi Suhadi
Yosua Budi RistionoJunio Richson Sirait