Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah: Pertama, memberikan pemahaman tentang strategi dan pengaruh okultisme dalam pelayanan. Kedua, menunjukkan bagaimana cara melayani orang-orang yang dikuasai oleh okultisme. Metode yang digunakan dalam penyusuanan karya ilmiah ini adalah: memakai metode penelitian studi kepustakaan yakni penulis mengambil data-data dari buku-buku perpustakaan dan tulisan-tulisan lainnya yang memiliki hubungan dengan karya ilmiah ini, juga pengalaman penulis dalam pelayanan okultisme merupakan dukungan dalam penulisan karya ilmiah ini. Adapun kesimpulan karya ilmiah “Okultisme dalam Pelayanan Pastoral” adalah: Pertama, okultisme dalam pelayanan pastoral merupakan bagian yang kait mengait dengan pemberitaan Injil. Manusia harus diinjili supaya menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya dan orang yang telah diselamatkan harus juga dilepaskan dari kuasa gelap atau kuasa setan. Kedua, okultisme dalam pelayanan pastoral menjadi sangat penting bagi pelayanan pastoral karena iblis adalah musuh kita. Oleh karena itu, hamba-hamba Tuhan harus yakin bahwa iblis ada dan tetap bekerja memengaruhi umat Tuhan dan hamba-hamba Tuhan harus siap membela umat Tuhan dengan melawan iblis dengan iman yang teguh. Ketiga, penguraian okultisme dalam pelayanan pastoral adalah merupakan acuan yang dapat dijadikan pedoman oleh hamba-hamba Tuhan dalam mengadakan pelepasan umat Tuhan dari kuasa-kuasa gelap, sehingga umat Tuhan menjadi umat pemenang dari kuasa dosa dan iblis.
Sitepanus ZebuaBartolomeus SihiteYuadi Gaho
Arif WicaksonoRebecca Glorya Pranowo